Social Icons

Pages

Wikipedia

Hasil penelusuran

Senin, 20 Februari 2012



Hal yang perlu dikaji Geografi pertanian
Geografi pertanian yaitu Ilmu yang mengkaji kegiatan pertanian di berbagai belahan bumi sebagai hasil interaksi manusia dengan alam.
Hal yang dikaji dalam Geografi Pertanian yaitu:

a) Kawasan pertanian
Kawasan pertanian yaitu lahan yang di gunakan manusia untuk usaha pertanian. Kawasan pertanian di muka bumi ini cenderung semakin sempit. Hal ini karena jumlah manusia di dunia ini semakin bertambah, serta kebutuhan hidupnya juga semakin bertambah.

b) Deskripsi komoditas pertanian
Komoditas pertanian adalah segala jenis produk yang di hasilkan dari usaha pertanian yang di perjual belikan.

c) Evolusi dan revolusi dalam sistem pertanian
Sistem pertanian selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu sesuai dengan perkembangan jaman. Perubahan yang terjadi dapat secara cepat (revolusi) maupun lambat (evolusi).Jaman dahulu manusia hanya dapat menggunakan tenaga ternak (sapi, kerbau) untuk membajak, namun sekarang manusia dapat memanfaatkan ilmu teknologi untuk membajak sawahnya yaitu dengan menggunakan traktor.

d) Sumber daya alam sebagai produksi pertanian.

Produk-produk pertanian merupakan suatu sumber daya alam, lebih tepatnya lagi sumber daya alam yang dapat di perbaharui.

e) Klasifikasi penggunaan lahan untuk pertanian
Penggunaan lahan pertanian di muka bumi ini secara umum dapat di klasifikasikan menjadi tiga, yaitu lahan pertanian subur, sedang serta gersang / tidak subur.

f) Faktor determinan ( fisik dan non fisik) dalam pertanian

Pada masa dahulu, faktor determinan masih sangat kuat pengaruhnya dalam pertanian sehingga menyulitkan usaha manusia dalam halpertanian. Namun seiring dengan perkembangan jaman, manusia dapat menyiasati dengan berbagai hal.

g) Peningkatan produksi pertanian
Usaha manusia dalam rangka meningkatkan produksi pertaniannya merupakan hal yang menarik untuk di kaji dalam geografi sosial. Usaha-usaha yang dilakukan dalam peningkatan ini dapat secara tradisional maupun modern.

h) Dampak pertanian
Dalam melakukan kegiatan pertanian, manusia tidak jarang melakukan tindakan yang dapat merusak lingkukngan tempat tinggalnya.

i) Selain yang disebutkan di atas, geografi pertanian seharusnya juga mengkaji tentang : sistem pertanian, karakteristik usaha tani, klasifikasi usaha tani, budidaya pertanian, pertanian lahan kering, pertanian lahan basah, faktor kendala usaha tani, budidaya pertanian, pertanian di wilayah tropis dan non-tropis, kegiatan pertanian dan pembangunan, strategi pengembangan pertanian

Minggu, 19 Februari 2012


Badai Matahari Kuat pada 2012 akan Menyerang

bd_matahariPada 22 September 2012 tengah malam, langit New York, Manhattan Amerika Serikat akan tertutupi oleh seberkas layar cahaya yang warna-warni.Di wilayah selatan New York ini, sangat sedikit orang yang dapat melihat fenomena aurora ini. Namun, perasaan menikmati indahnya pemandangan alam ini tidak akan berlangsung lama. Setelah beberapa detik, semua bola lampu listrik di wilayah tersebut mulai gelap dan berkedip tak menentu, kemudian sinar cahayanya dalam seketika tiba-tiba bertambah terang, dan cahaya bola lampu menjadi luar biasa terang. Selanjutnya, semua lampu mati. 90 detik kemudian, seluruh bagian Timur Amerika Serikat akan mengalami pemadaman listrik. Setahun kemudian, jutaan orang Amerika mulai mati, infrastruktur negara akan menjadi timbunan puing. Bank Dunia akan mengumumkan Amerika berubah menjadi negara berkembang. Pada saat yang sama, Eropa, China dan Jepang dan daerah lain atau negara juga akan sama seperti Amerika Serikat, berjuang dalam bencana sekali ini. bencana ini datang dari badai matahari atau solar storm yang dahsyat, terjadi pada permukaan matahari yang berjarak 150 juta km dari bumi.
Alat Deteksi Amerika Berhasil Mengambil Foto Badai Matahari
Mungkin cerita di atas kedengarannya mustahil, dalam keadaan normal matahari tidak akan bisa menyebabkan bencana besar seperti itu pada bumi. Namun, laporan khusus yang dikeluarkan oleh National Academy of Sciences, Amerika Serikat pada bulan Januari 2009 menyatakan bahwa bencana seperti ini sangat mungkin bisa terjadi. Studi tersebut disponsori oleh NASA. Dalam beberapa dekade, dalam perkembangan masyarakat manusia, peradaban Barat telah menanamkan bibit-bibit untuk kehancuran mereka sendiri. Cara hidup modern secara berlebihan yang sangat tergantung pada ilmu pengetahuan dan teknologi, secara tidak sengaja membuat kita lebih banyak terperangkap dalam suatu kondisi yang super berbahaya. Plasma balls yang dipancarkan dalam letusan permukaan matahari mungkin bisa menghancurkan jaringan listrik kita, sehingga mengakibatkan bencana dahsyat. Daniel Becker dari University of Colorado seorang ahli cuaca angkasa adalah pencetus laporan khusus dari Academy of Sciences Amerika Serikat, “Sekarang ini kita semakin dekat dengan kemungkinan bencana ini. Jika manusia tidak dapat mempersiapkan diri deng-an matang terhadap bencana badai matahari yang akan menimpa ini. Badai matahari ini mungkin akan memutuskan pasokan listrik umat manusia, sinyal ponsel, bahkan termasuk sistem pasokan air.”
Namun demikian, ada beberapa ahli yang menyatakan pandangan yang berbeda, mereka mempertimbangkan dampak badai matahari terutama terkonsentrasi di luar ruang angkasa, dan karena efek rintangan medan magnetik bumi dan atmosfir, pengaruh gangguannya tidak akan terlalu nyata terhadap kehidupan di bumi. Para ahli mengatakan, ketika aktivitas badai matahari aktif, akan terus menerus terjadi pembakaran dan peledakan pada sunspot, pada saat sejumlah besar sinar ultraviolet dilepaskan akan menyebabkan densitas lapisan ionosfir di atas angkasa bumi meningkat mendadak, menyerap habis energi gelombang pendek, sehingga gelombang pendek sinyal radio terganggu. Tetapi ponsel yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk transmisi sinyal radio tidak melalui lapisan ionosfir, sehingga pada umumnya dampak badai matahari terhadap komunikasi di permukaan bumi tidak akan signifikan. Secara teori, pada umumnya intensitas badai matahari tidak akan bisa menerobos perlindungan atmosfer dan medan magnetik bumi, hingga secara fatal mengancam spesies yang berada di bumi. Tetapi untuk badai matahari tahun 2012 para ahli khawatir mungkin menjadi pengecualian.
Mungkin Membawa Dampak Bencana Besar pada Bumi
Ilmuwan Amerika Serikat memperingatkan bahwa, pada 2012 badai matahari yang kuat di bumi akan membawa malapetaka besar pada manusia, yang akan mempengaruhi setiap aspek pada masyarakat modern sekarang. Para ahli yang mengeluarkan peringatan meng-atakan, dampak badai matahari pada bumi kemungkinan adalah “efek domino”. Coba pikirkan, bila jaringan listrik menjadi rapuh dan tidak stabil, hal-hal yang berhubungan dengan bisnis pasokan listrik juga akan menjadi korban: peralatan refrigeration berhenti, makanan dan obat-obatan yang tersimpan dalam ruang berpendingin dalam jumlah besar akan kehi-langan kondisi penyimpanan dan rusak; pompa tiba-tiba berhenti berfungsi, air minum pada masyarakat akan menjadi masalah. Selain itu, karena gangguan pada sinyal satelit, sistem posisi GPS akan menjadi sampah. Sebenarnya pada awal 1859 pernah terjadi kasus serupa, peledakan badai matahari saat itu bahkan me-ngakibatkan jaringan telegram terbakar rusak. Tentu saja sekarang ini di bumi sudah dipenuhi oleh fasilitas kabel dan nirkabel, tetapi fasilitas ini sulit menahan ujian badai matahari.
Ketika badai matahari kuat menyerang, umat manusia di bumi akan menghadapi dua masalah besar. Pertama, adalah tentang masalah jaringan listrik modern sekarang. Jaringan listrik modern sekarang pada umumnya menggunakan tegangan tinggi untuk mencakup daerah lebih luas, ini akan memungkinkan operasi jaringan listrik lebih efisien, Anda bisa mengurangi kerugian selama transmisi listrik, juga kerugian listrik karena produksi yang berlebihan. Namun, secara bersama ia juga menjadi lebih rentan terhadap serangan cuaca ruang angkasa. transmisi jaringan akan menjadi sangat rentan dan tidak stabil, atau bahkan mungkin menyebabkan terhenti secara total. dan ini hanya merupakan efek domino yang pertama, selanjutnya mungkin juga akan menyebabkan “lalu lintas lumpuh, komunikasi terputus, industri keuangan runtuh dan fasilitas umum kacau; pompa berhenti menyebabkan pasokan air minum terputus, kurangnya fasilitas pendingin, makanan dan obat-obatan sulit disimpan secara efektif. Para ilmuwan telah memperkirakan bila ada intensitas badai matahari kuat mungkin dapat menyebabkan kerugian sosial dan ekonomi manusia, hanya pada tahun pertama saja kerugiannya mencapai 1-2 triliun dollar AS, sementara pemulihan dan rekonstruksinya diperlukan setidaknya 4-10 tahun
Isu yang kedua adalah tentang masalah sistem jaringan listrik yang saling ketergantungan yang dukungan kehidupan modern kita, seperti masalah air dan penanganan limbah, masalah infrastruktur logistik supermarket, masalah pengendalian gardu listrik, pasar keuangan dan lainnya yang tergantung pada listrik. Jika dua masalah digabung jadi satu, kita dapat dengan jelas melihat bahwa peristiwa kemungkinan muncul kembalinya badai matahari Carrington sangat mungkin akan menyebabkan bencana besar yang langka. Adviser laporan khusus dari National Academy of Sciences Amerika Serikat dan analis daya listrik industri John Kappenman menganggap “Bencana seperti ini dibandingkan dengan bencana yang biasa kita bayangkan secara total berlawanan. biasanya wilayah kurang berkembang rawan serangan bencana, namun dalam bencana ini, wilayah yang semakin berkembang lebih rentan terhadap serangan bencana.”
Manusia Belum Mempersiapkan Diri
Kita sebagai Manusia yang hidup di Bumi ini, tinggal menunggu waktu untuk mengakhiri kehidupan Dunia ini, Rasulullah sudah mengingatkan kita jauh-jauh hari tentang tanda-tanda kiamat ini, bahwa Rasulullah mengisyaratkan dengan DUA JARInya yang saling berdekatan, itu tandanya memang KIAMAT sudah sangat dekat akan terjadi, Seperti dalam Firman Allah Azza wa Jalla dalam Al-Qur’an “…tidak adalah kejadian kiamat itu, melainkan seperti sekejap mata atau lebih cepat (lagi)…” (QS. An-Nahl:77)



selamat hadir


Perbedaan Petrologi dan Petrografi

Apa sih beda dari petrologi dan petrografi ?
Uhm.. Apa ya ? Hehe^^
Kedua-duanya sama-sama mempelajari tentang batuan. Sama-sama penting untuk proses pendiskripsian suatu batuan. Dan sama-sama perlu untuk dikuasai oleh seorang geologis. Perbedaan dari keduanya adalah :

Petrologi adalah ilmu yang mempelajari tentang komposisi batuan secara makro, sehingga ilmu ini mendiskripsi suatu batuan sesuai dengan apa yang kita lihat dan amati dari suatu batuan dengan mata telanjang (naked eyes) atau dengan bantuan lup(kaca pembesar) geologi. Kajian Petrologi sangat berhubungan dengan sifat fisik mineral dalam mineralogi, dan membutuhkan pengertian yang mendalam untuk mengidentifikasi klasifikasi suatu batuan.
 Petrografi adalah Ilmu yang mempelajari tentang komposisi batuan secara mikro, sehingga ilmu ini terasa lebih detail daripada petrologi. Petrografi akan menjawab berbagai pertanyaan yang muncul saat kita belajar mengenai batuan dengan petrologi. Petrografi mengidentifikasi suatu batuan dengan bantuan mikroskop polarisator. Kita dapat mengamati komposisi batuan dengan lebih jelas dan menghilangkan segala keragu-raguan, karena keterbatasan penglihatan saat kita mengidentifikasi batuan dengan petrologi. Belajar mengenai petrografi memang butuh perhatian ekstra karena jika kita melihat suatu mineral di bawah mikroskop polarisator, saat kita memutar sedikit saja meja objek maka ciri-ciri suatu mineral akan berubah. Selain itu, tubuh mineral dengan jenis yang sama dengan butir yang berbeda  dalam pengamatan, dapat membuat ciri-ciri mineral tersebut akan berbeda.

Nah, itulah perbedaan dari keduanya. Petrologi sangat cocok untuk identifikasi batuan secara spontan di lapangan. Jika terdapat keragu-raguan atau kita ingin mendapat data yang lebih akurat maka sayat batuan itu, bawa ke laboratorium, amati dengan mikroskop polarisator dan gunakan ilmu petrografi. Maka kita akan mendapatkan data yang lebih akurat dan detail, dari suatu tubuh batuan.